Real Madrid Pecat Xabi Alonso

Real Madrid Pecat Xabi Alonso

Xabi Alonso dikabarkan segera tinggalkan Real Madrid-X-

JAKARTA, Sportszone.id - Real Madrid lagi lagi gagal meraih gelar pertama musim ini. Madrid kalah 2-3 dari Barcelona dalam perebutan juara Piala Super Spanyol.

Apakah posisi Xabi Alonso sebagai pelatih masih aman? Seperti dilansir sportsmole, Florentino Perez awalnya dilaporkan masih sepenuhnya mendukung Xabi Alonso meskipun kecewa dengan kekalahan di final Piala Super Spanyol.

Los Blancos menderita kekalahan 3-2 dari Barcelona di final kompetisi piala pada Minggu malam, sementara tim ibu kota itu juga tertinggal empat poin dari rival mereka di klasemen La Liga.

Masa depan Alonso sudah disorot sejak lama karena Real Madrid tampil mengecewakan dalam beberapa bulan terakhir, tetapi menurut Defensa Central, Perez sempat tidak berencana untuk melakukan perubahan di kursi pelatih.

BACA JUGA:Barcelona Kembali Pecundangi Real Madrid untuk Gelar Juara Piala Super Spanyol

Laporan tersebut mengklaim bahwa Perez berpendapat bahwa Alonso akan memberikan trofi besar musim ini, dengan Real Madrid masih berjuang untuk meraih kejayaan di Copa del Rey dan Liga Champions, selain mengejar Barcelona di La Liga.

Meski begitu kabar berbeda dihembuskan ahli transfer Fabrizio Romano. Dia menulis, Alonso bakal segera meninggalkan kursi kepelatihan. 

"Breaking News: Alonso bakal segera tinggalkan Real Madrid. Alvaro Arbeloa mengambil alih posisi pelatih kepala. "

Real Madrid juga sudah membuat pernyataan resmi soal pemecatan Xabi Alonso

"Real Madrid mengumumkan, berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak, klub mengakhiri masa jabatannya sebagai pelatih kepala. "

Alihkan Fokus

Real Madrid sekarang akan mengalihkan perhatian mereka ke Copa del Rey, menghadapi Albacete di babak 16 besar kompetisi pada Rabu malam, sebelum menjamu Levante di La Liga pada Sabtu siang.

“Ada perasaan campur aduk. Di satu sisi, kekecewaan karena tidak mampu memenangkan final, tetapi ada juga kebanggaan karena tim telah memberikan segalanya dari menit pertama hingga terakhir dalam keadaan yang tidak menguntungkan,” kata Alonso kepada wartawan setelah El Clasico.

“Kami berkompetisi dan berjuang hingga akhir. Finalnya sangat seimbang, dengan momen-momen berbeda, keadaan yang berbeda, gol dan reaksi yang berbeda. Kami berjuang hingga akhir dan kami hampir menang, dengan dua peluang terakhir untuk menyamakan kedudukan dan menuju adu penalti.