Raymond/Joaquin Ungkap Penyebab Gagal Juara Indonesia Masters 2026
Raymond/Joaquin cuma runner-up Indonesia Masters 2026-dok: PBSI-
JAKARTA, Sportszone.id - Langkah pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin terhenti di laga puncak. Mereka harus mengakui keunggulan ganda Malaysia Nur Izzuddin/Goh Sze Fei dengan skor 21-19, 21-13 pada laga final Indonesia Masters 2026 di Istora, Minggu 25 Januari 2026.
Pertandingan sebetulnya cukup sengit di game pertama, Raymond/Joaquin memperkecil ketertinggalan hingga 18-19. Namun game pertama akhirnya menjadi milik Izzuddin/Sze Fei.
Pada game kedua, penampilan Raymond/Joaquin terus menurun. Kesalahan beruntun terus dilakukan Raymond/Joaquin hingga mereka tertinggal 6-20 dan terlalu jauh untuk mengejar.
“Saya rasa permainan kami hari ini kurang all out, kesulitannya ada di lapangan karena kami belum pernah main di lapangan satu. Dari babak awal sampai sampai kemarin main di lapangan dua terus.
BACA JUGA:Luar Biasa, Alwi Farhan Juara Indonesia Masters 2026
Jadi masih butuh adaptasi anginnya, kalau mukul suka lupa arah anginnya, ini jadi pelajaran buat saya juga, kami harus siap main di lapangan mana saja karena musuh juga mengalami hal yang sama,” kata Joaquin.
“Secara permainan, di game pertama saya rasa imbang. Cuma memang di golden point atau di poin akhir saya melakukan kesalahan yang memang seharusnya tidak dilakukan. Harusnya dapat poin, malah berbalik. Untuk di game kedua, mereka bermain sangat-sangat baik. Mulai dari pukulan satu-duanya dan pukulan depannya, sementara kami terus membuang poin,” lanjut Joaquin.
Raymond/Joaquin beberapa kali terlibat psy war dengan lawan-lawan mereka, tak terkecuali senior sendiri, Fajar Alfian/M. Shohibul Fikri. Menanggapi hal ini, Raymond/Joaquin mengatakan bahwa hal ini hanya untuk menambah rasa percara diri mereka saja.
“Dari awal tahun semenjak dipasangkan oleh mas Chafidz (Yusuf), beliau memang juga menyampaikan bahwa kalau mau tengil, tengil aja. Karena dengan tengil itu kan bisa menambah confident kami, bisa keluar semua permainan kami. Tapi tidak boleh berlebihan, sewajarnya saja,” kata Joaquin.
BACA JUGA:Kesan Fajar Fathurrahman Langsung Debut dengan Persija
Indonesia meraih satu gelar di turnamen berhadiah total 500 ribu Dollar AS ini. Alwi Farhan keluar sebagai juara setelah menang telak atas wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul, dengan skor 21-5, 21-6, dalam waktu 25 menit.