MotoGP 2025 Selesai, Pedro Acota Malah Ngamuk Karena Ini

MotoGP 2025 Selesai, Pedro Acota Malah Ngamuk Karena Ini

Pembalap KTM Pedro Acosta tidak puas mengakhiri musim di MotoGP 2025-X-

JAKARTA,Sportszone.id - Pembalap KTM Pedro Acosta tidak seperti pembalap lain yang mungkin merasa lega usai menyelesaikan musim yang panjang di MotoGP 2025. Pembalap Spanyol ini malah ngamuk dengan cara "ngedumel" terkait performa KTM.

Dia menyebut KTM berjuang "sia-sia" di musim MotoGP 2025. Soalnya, dia menginginkan "lebih" di kelas premier.

Acosta sempat berada di posisi ketiga hampir sepanjang paruh kedua MotoGP Valencia yang menjadi penutup musim, tetapi turun ke posisi keempat di akhir balapan setelah disalip Fabio Di Giannantonio di lap kedua terakhir.

Pembalap Spanyol itu memang telah melakukan cukup upaya untuk mengamankan posisi keempat di klasemen, mengungguli Francesco Bagnaia, yang mengalami kecelakaan di lap pertama bersama Johann Zarco. Namun, bukan itu tujuan Acosta membalap di kelas premier.

BACA JUGA:Komentar Miris Gennaro Gattuso Usai Italia Dipermak Norwegia 1-4

“Melihat bagaimana saya memulai kejuaraan ini, yang sebelum Jerez, saya berada di posisi ke-11, bukanlah comeback yang buruk [di musim 2025], banyak konsistensi di posisi lima besar,” kata Pedro Acosta seperti dikutip sportszone.id dari crash.

“Namun, masih banyak yang kurang. Saya datang ke sini dengan mimpi untuk mencoba memperjuangkan gelar juara dan ini bukan yang kami dapatkan pada akhirnya.

"Memang benar kami mendapatkan hasil yang sangat bagus, konsistensi yang sangat baik, tetapi itu belum cukup."

Acosta Ingin Lebih

Acosta merasa ia telah berkembang sebagai pebalap tahun ini, tetapi ia yakin bahwa hasil yang diraihnya harus ditingkatkan di tahun 2026.

BACA JUGA:Hasil MotoGP Valencia: Marco Bezzechi Juara Seri Pamungkas, Bagnaia Crash Lagi

"Saya belajar banyak, saya menjadi jauh lebih baik sebagai pebalap, lebih konsisten, saya tahu di mana posisi saya," ujarnya.

"Tapi sekarang saya ingin lebih. Saya rasa sekarang saya sudah memberikan segalanya, saya tidak sering terjatuh, saya tidak kehilangan waktu, saya tidak membuat banyak kesalahan.

"Cukup sulit untuk mengelola semuanya karena Anda tidak bisa membuat balapan dengan sempurna.