Lanny menambahkan, kesamaan karakter permainan menjadi keuntungan tersendiri bagi Lenny. Baik dirinya maupun Apriyani sama-sama memiliki kecenderungan bermain cepat dan agresif.
BACA JUGA:Jafar/Felisha Jadikan Indonesia Masters 2026 Ajang Raih Poin
“Tipe main saya dan Kak Apri hampir mirip, sama-sama suka menyerang cepat. Jadi rotasi-rotasinya bisa lebih cepat terbentuk,” ujarnya.
Meski demikian, Lanny mengakui sempat menghadapi kendala di awal laga. Faktor kondisi lapangan dan kepercayaan diri masih menjadi tantangan yang harus ia atasi.
“Awal-awal saya masih meraba-raba lapangan, terutama soal arah angin. Pukulan jadi kurang pas dan sempat kurang percaya diri. Tapi setelah interval dan dapat arahan dari pelatih, saya coba lebih pede dan main lebih lepas,” ungkap Lanny.
Sementara itu, pasangan putri lainnya, yakni Febriana Dipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari juga melaju ke babak kedua setelah memenangkan pertandingan melawan pasangan Hong Kong, Lui Lok Lok/Yeung Nga Ting. Ana/Trias menuntaskan perlawanan mereka dengan tiga gim 16-21, 21-14, 21-17.