JAKARTA, Sportszone.id - Barcelona berhasil menjadi juara Piala Super Spanyol untuk dua tahun beruntun. Kali ini, Barca kalahkan Real Madrid 3-2 pada laga final Piala Super Spanyol yang berlangsung di King Abdullah Sports City Jeddah, Arab Saudi, Senin 12 Januari 2026 dini hari WIB.
Hasil ini sebenarnya lebih tidak memalukan buat Madrid. Tahun lalu, juga di Arab Saudi, Barcelona menang 5-2.
Barcelona meraih kemenangan berkat gol dari Raphinha (2) dan Robert Lewandowski, sementara Real Madrid sempat menyamakan kedudukan melalui Vinicius Junior dan Gonzalo Garcia.
Ini menjadi gelar ke-16 Piala Super Spanyol yang didapatkan Barcelona setelah sebelumnya berhasil mereka menangkan pada 1983, 1991, 1992, 1994, 1996, 2005, 2006, 2009, 2010, 2011, 2013, 2016, 2018, 2023 dan 2025.
BACA JUGA:Beri Pengaruh, Barcelona Makin Yakin Permanenkan Marcus Rashford dari MU
Ketika laga dimulai sebenarnya Madrid mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dan sempat memberikan ancaman melalui tendangan Vinicius Junior yang dapat diamankan kiper Barca Joan Garcia.
Selanjutnya giliran Barca yang berbalik memberikan ancaman melalui tembakan Raphinha, akan tetapi bola masih melebar dari gawang Madrid.
Barca dapat unggul terlebih dahulu pada menit 36 melalui aksi individu Raphinha yang selanjutnya dapat menaklukkan kiper Madrid Thibaut Courtois sehingga skor berubah menjadi 1-0 pada menit 36.
Madrid mampu menyamakan kedudukan pada menit 45+2 setelah aksi Vinicius Junior melewati beberapa pemain Barca dapat diakhiri dengan sebuah gol sehingga skor kembali sama kuat 1-1.
BACA JUGA:Joan Laporta Tetapkan Syarat Ini Agar Barcelona Belanja Pemain di Januari
Hanya berselang dua menit, Barca kembali berhasil unggul setelah umpan dari Pedri dapat disambut oleh Robert Lewandowski yang mencetak gol sehingga skor berubah menjadi 2-1 pada menit 45+4.
Madrid kembali berhasil menyamakan kedudukan setelah Gonzalo Garcia dapat menyambar bola rebound di dalam kotak penalti Barca pada menit 45+7 dan mengubah skor berubah menjadi 2-2.
Babak Dua
Madrid kembali mengambil inisiatif menyerang terlebih dahulu dibabak kedua. Vinicius Junior sempat memiliki dua peluang berbahaya, akan tetapi tak ada yang membuahkan gol.
Selanjutnya giliran Rodrygo yang menciptakan peluang untuk Madrid, akan tetapi tendangan yang ia lepaskan masih dapat diamankan kiper Joan Garcia.