Teknologi ini telah diuji coba pada Piala Interkontinental tahun lalu, termasuk saat pemindaian pemain Flamengo dan Pyramids FC sebelum pertandingan FIFA Challenger Cup. Uji coba tersebut menunjukkan kesiapan sistem untuk mendukung perangkat pertandingan di Piala Dunia 2026.
FIFA dan Lenovo juga meluncurkan versi terbaru Referee View, yang sebelumnya diuji pada Piala Dunia Antar Klub perdana tahun lalu.
Dengan perangkat lunak stabilisasi berbasis AI, rekaman dari kamera wasit akan distabilkan secara real-time guna mengurangi efek guncangan akibat pergerakan cepat, sehingga menghadirkan sudut pandang orang pertama dengan kualitas lebih tinggi bagi pemirsa.
Presiden FIFA Gianni Infantino menyebut Piala Dunia 2026 akan menjadi perhelatan terbesar dalam sejarah. Ia menegaskan bahwa pemanfaatan AI dan teknologi digital akan membantu tim, wasit, serta memberikan pengalaman baru bagi penggemar di seluruh dunia.