JAKARTA,Sportszone.id - Indonesia sedang on fire di Australian Open 2025. Setelah ganda putri, Indonesia juga berhasil memastikan all indonesian finals di Australia Open 2025.
Raymond Indra/Nikolaus Joaquin yang terhitung junior bakal jumpa senior mereka Fajar/Fikri di laga final. Tiket ke final diraih Raymond/Nikolaus usai mengalahkan Goh Sze Fei/Nur Izzuddin (Malaysia) dengan 21-15, 21-15.
"Puji Tuhan senang sekali karena bisa mengalahkan pasangan top, senang juga bisa membuat All Indonesian Finals di ganda putra. Hanya kami mau fokus lagi untuk besok, kami mau juara," ujar Nikolaus.
"Kami tampil di sini dengan nothing to lose, tidak memikirkan hasil tapi bagaimana cara kami memaksimalkan permainan dan kesempatan di level tinggi ini. Bersyukur bisa melaju sampai ke final," kata Raymond.
BACA JUGA:Indonesia Juara di Ganda Putri Australian Open, Rachel/Febi Jumpa Ana/Trias di Final
"Besok bertemu A Fajar dan A Fikri, kami sudah berlatih bersama dengan waktu yang lama jadi sudah tahu kelebihan dan kekurangan masing-masing. Kami harus pelajari lagi dan menghafal lagi permainan mereka seperti apa. Kami bertekad untuk kasih perlawanan terbaik."
Sementara itu, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri melaju ke final usai mengalahkan rekan satu negara Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani dengan 21-15, 19-21, 21-16. Ini menjadi kans bagi mereka untuk mengoleksi gelar kedua di 2025.
Fajar/Fikri lolos final Australian Open 2025-dok: PBSI-
"Alhamdulillah bisa ke final dan lolos ke World Tour Finals. Tidak pernah ada target saat memulai pasangan dengan Fikri. Ini terasa sangat luar biasa, kami hanya mencoba yang terbaik di setiap pertandingan," ujar Fajar.
"Tidak main di Kumamoto memang membuat langkah kami ke Hangzhou menjadi sangat sulit. Bukan hanya perjuangan saya dan Fikri tapi harus melihat hasil dari pasangan lain. Kembali lagi, luar biasa akhirnya kami bisa masuk.
BACA JUGA: Jadwal dan Klasemen Liga Italia: Inter Milan vs AC Milan
"Raymond/Joaquin? Sangat luar biasa. Mereka mengalahkan pasangan-pasangan unggulan di sini dan mencapai final. Kami bersyukur ada regenerasi ganda putra yang siap bersaing di level atas, semoga mereka bisa konsisten. Tapi kalau berbicara besok, kami maunya kami yang juara."
Sementara itu, Fikri memuji permainan Sabar/Reza. "Mereka bermain sangat baik hari ini. Di gim pertama mereka memang selalu tertekan oleh serangan kami tapi di gim kedua kami kewalahan karena mereka mengganti pola. Di gim ketiga adu strategi hingga akhir tapi alhamdulillah kami bisa keluar sebagai pemenang," katanya.
"Evaluasi tadi, kami masih banyak melakukan kesalahan sendiri. Besok ini harus diminimalisir."